Saat ini, di Amerika Serikat—salah satu pasar terpenting bagi Porsche—hanya dua model 911 yang tersedia dengan transmisi manual, yaitu Carrera T dan GT3. Hal ini mencerminkan realitas pasar global di mana angka penjualan mobil manual terus menurun drastis. Sebuah wawancara dengan Michael Rösler, direktur lini model 911 Porsche, mengungkap bahwa di Eropa, hanya sekitar 2-3% pembeli Carrera yang memilih transmisi manual. Angka ini jelas menjadi tantangan, baik dari segi bisnis maupun produksi, karena volume yang kecil menyulitkan pemasok untuk memproduksi suku cadang secara efisien.
Namun, di balik data suram tersebut, ada secercah harapan yang unik. Di AS, setengah dari pelanggan yang membeli Carrera GTS ternyata memilih versi manual. Angka ini membuktikan bahwa ada segmen pasar yang loyal dan berani membayar lebih untuk mendapatkan pengalaman berkendara yang lebih personal. Sayangnya, kehadiran powertrain hybrid baru pada model GTS tidak kompatibel dengan transmisi manual, memaksa Porsche mencari solusi lain.
Menyadari bahwa permintaan transmisi manual tidak sepenuhnya hilang, Porsche mengambil pendekatan strategis yang cerdas: mengembangkan lebih banyak model edisi khusus. Model-model seperti 911 Sport Classic, Dakar, dan S/T telah membuktikan kesuksesan strategi ini. Edisi khusus sering kali ditawarkan dengan opsi transmisi manual dan diproduksi dalam jumlah terbatas, menjadikannya sangat eksklusif dan dicari oleh kolektor. Hal ini juga memungkinkan Porsche untuk mempertahankan produksi suku cadang manual dalam volume yang lebih terkontrol.
Rösler sendiri mengakui bahwa produksi generasi 991 sebelumnya dihentikan terlalu cepat, menyebabkan banyak ide model edisi khusus, seperti Speedster, tidak sempat terealisasi. Dari pengalaman ini, Porsche kini lebih fleksibel dan terbuka untuk memperpanjang siklus hidup model 911 guna menciptakan lebih banyak varian menarik. Isyarat tentang pengembangan GT3 cabriolet yang sedang diuji coba menguatkan spekulasi bahwa model Speedster baru, dengan DNA GT3 dan kemungkinan besar transmisi manual, sedang dalam perjalanan. Langkah ini bukan hanya untuk memuaskan para purist, tetapi juga untuk menjaga nilai historis dan emosional dari merek Porsche itu sendiri.
Dengan demikian, masa depan mobil manual Porsche memang tidak lagi massal, melainkan menjadi sesuatu yang lebih personal, eksklusif, dan sangat istimewa. Ini adalah cara Porsche untuk memastikan bahwa cerita tentang tiga pedal dan sensasi berkendara yang murni akan terus berlanjut, satu edisi khusus pada satu waktu.