Di dunia otomotif klasik, beberapa mobil menjalani takdir yang unik: awalnya kurang diminati, kini menjadi rebutan. Salah satunya adalah Porsche 944 Turbo. Selama beberapa dekade, mobil ini sering kali berada di bawah bayang-bayang kakaknya yang legendaris, Porsche 911. Namun, seiring berjalannya waktu, para penggemar dan kolektor mulai menyadari nilai serta keunggulannya yang tersembunyi. Saat ini, harga Porsche 911 berpendingin udara yang melonjak tinggi membuka jalan bagi mobil-mobil Porsche era transaxle, termasuk 944 Turbo, untuk bersinar.
Salah satu alasan utama mengapa Porsche 944 Turbo kini begitu dicari adalah desainnya yang khas dan performa yang mengesankan pada masanya. Mobil ini menawarkan keseimbangan bobot yang sempurna berkat penempatan mesin di depan dan transmisi di belakang (konsep transaxle). Kombinasi ini menghasilkan handling yang luar biasa, bahkan mengalahkan Porsche 911 dan 928 dalam sebuah uji coba. Dengan mesin empat silinder 2,5 liter yang dilengkapi turbo, mobil ini mampu menghasilkan 217 tenaga kuda dan torsi 243 lb-ft, angka yang sangat impresif untuk mobil tahun 80-an. Performa ini, ditambah dengan transmisi manual lima percepatan, memberikan pengalaman berkendara yang murni dan memuaskan.
Selain performanya, kelangkaan dan kondisi unit yang terawat juga menjadi faktor pendorong harganya. Banyak unit Porsche 944 Turbo yang tersisa saat ini berada dalam kondisi prima dengan jarak tempuh rendah. Mobil-mobil ini sering kali dilengkapi fitur-fitur yang dicari kolektor, seperti pelek Fuchs 16 inci dan jok sport. Fitur-fitur klasik seperti lampu pop-up dan pengukur tekanan turbo juga menambah pesonanya sebagai ikon era 80-an. Dengan data penjualan di platform lelang seperti Bring a Trailer yang menunjukkan peningkatan nilai signifikan, tidak heran jika Porsche 944 Turbo kini dianggap sebagai investasi yang menjanjikan. Jadi, jika Anda adalah penggemar mobil klasik atau kolektor yang mencari mobil dengan performa hebat dan nilai historis, Porsche 944 Turbo bisa jadi pilihan yang sangat menarik.