>
 

Nissan Menawarkan Skema Pengunduran Diri Sukarela untuk Beberapa Karyawan di Pabrik Sunderland

By Ferhy
Category: News

Nissan Menawarkan Skema Pengunduran Diri Sukarela untuk Beberapa Karyawan di Pabrik Sunderland image
Raksasa otomotif Nissan mengumumkan penawaran skema pengunduran diri sukarela bagi sebagian karyawannya di pabrik Sunderland. Langkah strategis ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk meningkatkan efisiensi dan menciptakan struktur bisnis yang lebih ramping serta tangguh di masa depan. Kebijakan ini sejalan dengan rencana perampingan global yang telah diumumkan sebelumnya, di mana Nissan berencana mengurangi total tenaga kerja internasionalnya hingga sekitar 19.000 orang. Juru bicara perusahaan menegaskan bahwa tawaran ini bersifat sukarela dan tidak ditujukan untuk semua posisi. Secara spesifik, skema ini menyasar beberapa staf di bagian administrasi (kantor) serta mereka yang memegang jabatan senior seperti ketua tim dan supervisor. Pihak Nissan menekankan bahwa peran di bagian manufaktur atau pekerja di lini produksi pabrik tidak akan terdampak sama sekali oleh kebijakan ini. Program ini dirancang untuk memberi kesempatan bagi karyawan yang ingin meninggalkan perusahaan secara sukarela untuk mendapatkan dukungan pelatihan ulang demi meniti karir baru di bidang lain. Meskipun melakukan perampingan, Nissan memastikan bahwa pabrik Sunderland tetap memegang peranan krusial dalam strategi elektrifikasi global mereka. Komitmen ini dibuktikan dengan rencana peluncuran model-model baru yang akan diproduksi di sana, termasuk Nissan LEAF generasi terbaru yang akan hadir akhir tahun ini, diikuti oleh EV Juke baru tahun depan. Selain itu, teknologi inovatif e-POWER juga akan segera disematkan pada model populer Nissan Qashqai. Langkah efisiensi ini diambil untuk memperkuat daya saing pabrik dalam menyambut era produksi kendaraan listrik. Langkah efisiensi di Sunderland ini juga menjadi bagian dari gambaran besar rencana jangka panjang Nissan. Sebelumnya pada Mei 2025, perusahaan telah mengumumkan akan mengurangi jumlah pabriknya di seluruh dunia secara signifikan, dari 17 menjadi 10 fasilitas produksi pada tahun 2027. Saat ini, pabrik Nissan Sunderland sendiri merupakan pusat lapangan kerja terbesar di kotanya, dengan mempekerjakan sekitar 6.000 orang, sehingga setiap perubahan di fasilitas ini menjadi sorotan penting bagi industri otomotif global.