Di era 1950-an, jika Anda adalah seorang selebriti A-list seperti Frank Sinatra, Lucille Ball, Desi Arnaz, atau Sammy Davis Jr., maka Anda mengendarai sesuatu yang jauh lebih istimewa daripada sekadar Cadillac atau Mercedes. Sesuatu yang dibuat dengan tangan, eksklusif, dan memiliki penampilan yang luar biasa memukau. Sesuatu yang dengan lantang menyatakan, "Saya melakukannya dengan cara saya sendiri" (I did it my way). Mobil itu adalah Dual-Ghia 1958, dan salah satu unitnya, seperti yang baru-baru ini muncul di Bring a Trailer, benar-benar memikat perhatian.
Unit konvertibel ini, dengan warna bodi merah marun yang sangat berkelas di atas interior kulit berwarna cokelat muda, tergolong sangat langka. Dikabarkan, mobil ini adalah unit ke-60 dari total hanya 115 mobil yang pernah dibuat. Dual-Ghia merupakan perpaduan mencolok antara coachwork Italia yang indah—ditandai dengan sirip besar dan banyak krom—dengan tenaga mesin V-8 Amerika yang kuat.
Wajar saja jika Anda belum pernah mendengar tentang Dual-Ghia. Mobil ini merupakan hasil kemitraan yang relatif singkat antara Dual-Motors Corporation yang berbasis di Detroit, Amerika Serikat, dan rumah coachbuilding Italia yang lebih terkenal, Carrozzeria Ghia. Kerja sama ini hanya berlangsung selama tiga tahun, dari tahun 1956 hingga 1958. Pada masanya, perusahaan ini dapat membanggakan jalur produksi terpanjang di dunia: rangka dan drivetrain berbasis Dodge dikirim ke Italia untuk dipasang bodi dan interior, kemudian dikirim kembali ke Detroit untuk perakitan akhir.
Akar ide ini dapat ditelusuri kembali pada konsep yang dikerjakan Ghia bersama Chrysler di awal 1950-an, yang menghasilkan mobil-mobil konsep Firearrows I hingga IV serta Firebomb. Meskipun mobil-mobil itu tidak pernah diproduksi, mereka memberi Chrysler sesuatu yang patut dipamerkan di pameran mobil, terutama saat GM memajang Corvette-nya.
Nama Dual-Motors sendiri berasal dari fokus utama perusahaan yang membangun truk pemadam kebakaran dan sejenisnya, yaitu kendaraan yang menggunakan dua mesin—satu untuk mengemudi dan satu lagi untuk memompa air. Meskipun bisnisnya terkesan biasa saja, truk pemadam kebakaran membutuhkan banyak krom dan perakitan yang terampil, sehingga tenaga kerja perusahaan memiliki kemampuan untuk membangun sesuatu yang istimewa. Sementara itu, keinginan untuk menciptakan sesuatu yang luar biasa datang dari pemilik Dual-Motors, seorang pria keturunan Italia-Amerika bernama Eugene Casaroll.
Dual-Ghia ditenagai oleh mesin V-8 "Red Ram" Dodge berkapasitas 315 inci kubik yang menghasilkan 230 tenaga kuda, memungkinkannya melaju hingga 120 mph—kecepatan yang sangat tinggi untuk masa itu. Bahkan saat terparkir, kualitas pembuatannya yang luar biasa intensif memukau siapa saja. Sebagai contoh, pengerjaan cat di Ghia melibatkan sekitar 15 lapis pernis yang dipoles dengan tangan.
Mobil ini dijual dengan harga $7.650 saat baru, yang setara dengan hampir $90.000 dalam nilai uang hari ini. Hal ini menjadikannya salah satu mobil paling mahal yang dijual di Amerika Serikat pada saat itu. Karena produksinya sangat lambat, hanya orang-orang yang memiliki koneksi baiklah yang bisa mendapatkannya. Mobil-mobil ini lantas menjadi bagian dari berbagai cerita besar di era tersebut. Salah satu kisah yang terkenal adalah ketika Gubernur Ronald Reagan—kala itu—dikabarkan kehilangan Dual-Ghia-nya dalam permainan poker melawan Presiden Lyndon Johnson.
Unit Dual-Ghia yang beredar saat ini benar-benar mewakili puncak era Rat Pack, bahkan dilengkapi dengan pemutar piringan hitam onboard Highway Hi-Fi. Anda dapat dengan mudah membayangkan Frank Sinatra, yang dijuluki Ol' Blue Eyes, berada di balik kemudi, melaju santai di sekitar Palm Springs.
Namun, entah bagaimana, setiap unit Dual-Ghia justru merugikan perusahaan yang membuatnya, dan mobil-mobil itu pun segera memudar dari kancah otomotif. Meskipun demikian, selama beberapa waktu, bahkan Rolls-Royce pun tidak dapat menandingi Dual-Ghia sebagai cara paling bergengsi untuk tampil di publik.