Industri otomotif Arab Saudi kini mengalami pertumbuhan transformatif, khususnya pada sektor kendaraan listrik (EV), didorong investasi miliaran dolar dari Public Investment Fund (PIF) sebagai pilar Visi 2030 untuk diversifikasi ekonomi dan target produksi ratusan ribu mobil per tahun menjelang 2030. Kemajuan signifikan dalam manufaktur mobil Arab Saudi terlihat dari operasional pabrik Lucid Motors di King Abdullah Economic City yang terus meningkatkan volume perakitan. Menteri Perindustrian dan Sumber Daya Mineral Arab Saudi, Bandar Alkhorayef, menekankan bahwa langkah strategis seperti bergabungnya Lucid Motors dalam program 'Made in Saudi' merupakan “dorongan kuat untuk meningkatkan citra industri nasional dan menarik investasi serta perusahaan global, yang mengkonsolidasikan posisi Kerajaan sebagai pusat manufaktur inovatif global” (Arab News). Sejalan dengan itu, persiapan peluncuran kendaraan oleh Ceer, merek EV nasional kolaborasi PIF dan Foxconn, juga terus berlanjut, keduanya fokus pada peningkatan kandungan lokal lebih dari 40% dan pembangunan rantai pasok domestik yang solid. Dengan memanfaatkan lokasi geografis strategis untuk ekspor kendaraan listrik Arab Saudi ke pasar Timur Tengah, Afrika Utara (MENA), dan Eropa, Kerajaan ini secara ambisius memposisikan diri sebagai pusat otomotif global yang inovatif, berfokus pada teknologi bersih, keberlanjutan, dan penciptaan ribuan lapangan kerja.
Industri otomotif Arab Saudi kini menyaksikan transformasi signifikan, beralih dari pasar yang secara tradisional bergantung pada impor kendaraan menjadi pusat pengembangan manufaktur otomotif domestik yang berfokus pada teknologi masa depan. Pertumbuhan pesat ini didorong oleh investasi besar dalam pembangunan pabrik mobil modern, adopsi teknologi canggih, dan infrastruktur pendukung, dengan penekanan utama pada produksi kendaraan listrik (EV). Sebagai contoh nyata, pabrik perakitan Lucid Motors di King Abdullah Economic City (KAEC) telah memulai operasional dan terus meningkatkan kapasitas menuju produksi penuh, sementara Ceer, merek mobil listrik nasional Arab Saudi hasil kolaborasi strategis Public Investment Fund (PIF) dan Foxconn, bersiap merancang, memproduksi, serta menjual EV inovatif untuk pasar domestik Arab Saudi dan kawasan MENA (Timur Tengah dan Afrika Utara).
Dorongan utama di balik kebangkitan industri otomotif Arab Saudi adalah serangkaian inisiatif strategis yang dipimpin pemerintah, dengan Visi 2030 sebagai cetak biru reformasi ekonomi dan sosial yang menargetkan diversifikasi dari ketergantungan minyak. Sektor manufaktur, termasuk pengembangan industri otomotif, menjadi pilar krusial dalam agenda diversifikasi ini. Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi memainkan peran sentral dengan menyalurkan investasi substansial ke proyek-proyek otomotif strategis seperti Lucid Motors dan Ceer. Upaya ini juga didukung oleh National Industrial Development and Logistics Program (NIDLP) yang bertujuan menjadikan Arab Saudi kekuatan industri global, serta berbagai insentif investasi—mulai dari keringanan pajak, dukungan infrastruktur, hingga kemudahan perizinan—untuk menarik investor domestik maupun asing, seraya fokus pada pengembangan sumber daya manusia (SDM) lokal yang terampil di bidang otomotif.
Lokasi geografis Arab Saudi yang sangat strategis menjadi aset penting dalam ambisinya mengembangkan industri otomotif dan menjadi hub ekspor utama. Terletak di persimpangan benua Asia, Afrika, dan Eropa, Arab Saudi memiliki akses pasar yang mudah ke kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara (MENA), serta potensi besar untuk mengekspor kendaraan ke Eropa dan Asia. Keunggulan ini diperkuat oleh akses langsung ke jalur pelayaran internasional utama melalui Laut Merah dan Teluk Persia, yang krusial untuk efisiensi impor komponen dan ekspor mobil jadi. Pemerintah Arab Saudi juga terus menggenjot investasi masif dalam pengembangan infrastruktur logistik terpadu, termasuk modernisasi pelabuhan utama seperti King Abdullah Port dan Jeddah Islamic Port, serta pembangunan jaringan kereta api dan jalan raya untuk mendukung rantai pasok industri otomotif yang efisien.
Rencana ambisius Arab Saudi untuk menjelma menjadi pusat manufaktur otomotif terkemuka diwujudkan melalui target produksi kendaraan dalam negeri yang konkret, termasuk target kapasitas pabrik Lucid Motors hingga 155.000 unit per tahun dan target produksi signifikan dari Ceer. Fokus utama adalah pengembangan ekosistem rantai pasok komponen lokal yang kuat untuk meningkatkan nilai tambah domestik dan mengurangi ketergantungan impor, sejalan dengan tren global elektrifikasi dengan menjadikan kendaraan listrik (EV) sebagai ujung tombak industri otomotif masa depan. Langkah ini tidak hanya sejalan dengan komitmen keberlanjutan dan pengurangan emisi karbon, tetapi juga bertujuan menciptakan ribuan lapangan kerja berkualitas tinggi bagi talenta Saudi serta mengakselerasi transfer teknologi dan know-how manufaktur canggih melalui kemitraan strategis internasional, seperti kolaborasi Ceer dengan Foxconn.